Dalam rangka menumbuhkembangkan bakat dan minat siswa guru tentunya dituntut untuk memancing anak untuk lebih kreatif, karena setiap siswa pasti memiliki kemampuan masing-masing yang berbeda, hal ini merupakan tantangan bagi guru untuk terus memotivasi siswa dalam membuat hasil karya yang bisa mengantarkan siswa untuk memahami konsep pelajaran yang sedang dipelajari sesuai kurikulum.

Seperti yang kita ketahui bahwa dalam kurikulum 2013 siswa dituntut untuk memiliki keterampilan. Salah satu keterampilan yang sudah dilakukan untuk mata pelajaran IPA adalah siswa diberikan tugas untuk membuat alat peraga sederhana dari barang bekas. Kenapa harus barang bekas? Alasannya adalah selain murah dan praktis tujuannya adalah  untuk menumbuhkan kekreatifan siswa dan pemanfaatan barang bekas agar supaya menjadi lebih berguna dan juga merupakan salah satu realisasi kegiatan sekolah yang berbasis adiwiyata lingkungan.

Alat peraga ini merupakan hasil karya dari siswa-siswi kelas VIII sebagai perlengkapan siswa dalam menyelesaikan tugas mata pelajaran IPA di semester Genap. Selain dibuat alat peraga siswa-siswa ini memdemonstrasikannnya dan dikemas dalam bentuk video pembelajaran yang dilakukan tiap kelompok, sehingga untuk melihat output tugas siswa-siswi ini, guru hanya menilai dari video demostrasi perkelompok dan produk alat peraganya.

Dalam membuat alat peraga ini siswa merasa puas dan senang ketika merancang, mendesain alat dan  mendemostrasikannya, dan tentunya setelah melihat hasil produknya dan video demonstrasi  pembelajarannya. Berdasarkan penuturan siswa pembelajaran seperti ini menjadi lebih menyenangkan. Beberapa diantara alat peraga yang dibuat adalah tentang tekanan pada zat cair yaitu, alat Hartl, Bejana berhubungan, pipa U dan alat peraga hukum Pascal.alat peraga hukum Pascal